Kuliner Makanan Palestina Enak yang Harus Dicoba

Negara-negara Timur Tengah memang memiliki daya tarik kuliner yang sangat unik dan berbeda. Salah satu yang harus Anda coba adalah aneka kuliner makanan Palestina. Meskipun saat ini dikenal sebagai negara konflik karena masalah kedaulatan dengan Israel, pada dasarnya Palestina adalah lokasi tepat untuk berwisata. Ada banyak sekali kuliner-kuliner menggoda lidah untuk dicicipi di negara muslim itu.

Kuliner Makanan Palestina yang Menggoda Lidah

Seperti khasnya negara Timur Tengah, kuliner makanan Palestina memang masih memiliki sentuhan budaya Arab yang khas. Tak heran kalau ada banyak citarasa menakjubkan yang akan bikin siapapun ingin kembali Palestina. Dari banyaknya kuliner yang ada, berikut ini empat di antaranya yang wajib Anda coba:

  1. Baklava

Baklava
Baklava

Pada dasarnya Baklava bukanlah dominasi milik Palestina saja. Karena ada beberapa negara di kawasan Timur Tengah lain yang juga menampilkan Baklava sebagai kuliner khas mereka. Kalau Anda termasuk penggemar citarasa manis, maka Baklava adalah kuliner makanan Palestina yang wajib coba saat berada di Palestina. Daya tarik Baklava ini ada pada metode pemasakan sangat unik yakni di atas pinggan panas.

Setelah benar-benar matang, Baklava akan disiram dengan air sirup atau madu sehingga rasa manisnya begitu kuat. Menyempurnakan tampilannya, Baklava akan diberi tambahan potongan kacang Pistachio yang sudah dicincang. Baklava ini sangat mirip dengan Kunafeh yang juga menggunakan sirup dan kacang pistachio. Makanan ini sangat menarik sekali dan harus dicoba apabila pergi ke Palestina.

  1. Hummus

Hummus
Hummus

Wisata ke Palestina belum lengkap jika tak mencicipi Hummus. Hummus adalah kuliner makanan Palestina legendaris karena diyakini sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Hummus memiliki tekstur yang sangat mirip dengan bubur sehingga begitu lembut di mulut. Bahan membuat Hummus adalah kacang Arab, wijen giling, zaitun, garam dan bawang putih. Biasanya Hummus disajikan sebagai saos/cocolan makan roti, bola-bola daging atau ayam.

  1. Maqluba

Maqluba
Maqluba

Kalau bicara mengenai kuliner makanan Palestina yang sudah mendunia, maka jawabannya adalah Maqluba. Seperti halnya nasi uduk Indonesia atau nasi lemak Malaysia, Maqluba ialah masakan nasi berbumbu khas Palestina yang begitu populer. Bahan utama untuk bisa membuat Maqluba super lezat adalah pada bumbu rempah Palestina yang begitu kuat dan sangat khas di antara banyak kuliner Timur Tengah lain.

Untuk bisa memasak Maqluba, Anda tinggal menyiapkan nasi, bumbu rempah, sayuran, daging ayam atau kambing yang dimasak bareng di dalam satu panci. Untuk menyajikan Maqluba pun begitu unik di mana para koki membalikkan langsung pancinya dan dihidangkan begitu saja di atas piring. Biasanya bagian atas Maqluba ditambahi dengan aneka taburan seperti kacang almond, kacang tanah, kismis dan daun seledri.

  1. Sahlab

Sahlab
Sahlab

Kalau tiga ulasan sebelumnya lebih condong ke masakan khas Palestina, maka kali ini Anda harus mengetahui minuman aslinya yakni Sahlab. Pada dasarnya, Sahlab adalah minuman khas Palestina yang sering dikonsumsi waktu bulan Ramadan tiba seperti halnya kolak di Indonesia. Sahlab memiliki citarasa creamy karena terbuat dari susu, tepung sahlab, kayu manis dan kacang-kacangan. Cara terenak menikmati Sahlab adalah hangat atau dingin sambil bermain di agen online online.

Bagaimana? Ternyata tanpa diduga-duga Palestina memiliki empat kuliner khas yang bikin lidah bergoyang. Tak heran kalau saat ini kuliner makanan Palestina ini mulai rajin dikenalkan oleh pemerintah Palestina demi menarik hati wisatawan. Kendati wilayahnya masih banyak yang bermasalah kedaulatan dengan Israel, Palestina tampaknya lebih fokus untuk meningkatkan pendapatan negara dengan menggenjot betul sektor pariwisata.

Semoga saja konflik kemanusiaan yang ada di Palestina segera usai dan semua orang bisa menikmati wisata-wisata indah di Palestina. Wisata yang terkenal disana adalah kota suci tiga agama di Yerusalem. Jadi, kapan mau ke Palestina?

Masjid Al-Aqsha dan Dome of the Rock Berbeda

Dalam perkembangannya, banyak yang keliru menyadari kalau Dome of the Rock adalah masjid Al-Aqsha yang begitu termashyur itu. Bahkan saat Anda mencari informasi di Google saat mengetik kata kunci Al-Aqsha, akan diperlihatkan gambar-gambar masjid berbentuk oktagon dengan kubah emas. Padahal bangunan unik itu adalah Dome of the Rock yang dibangun setelah Al-Aqsha berdiri.

Perbedaan Masjid Al-Aqsha dan Dome of the Rock

Dome of the Rock
Dome of the Rock

Daripada Anda bingung, berikut ini ulasan singkatnya mengenai perbedaan masjid Al-Aqsha dan Dome of the Rock:

  1. Tahun Pembangunan

Baik masjid Al-Aqsha dan Dome of the Rock adalah dua bangunan bersejarah yang sudah ada berabad-abad lamanya dalam budaya Islam. Namun masjid Al-Aqsha berusia jauh lebih tua daripada Dome of the Rock karena merupakan kiblat umat Islam generasi awal hingga akhirnya dipindahkan ke Ka’bah di Masjidil Haram, Mekkah. Sementara Dome of the Rock dibangun pada masa Umayyah antara tahun 691-715 Masehi.

  1. Sejarah Bangunan

Masjid Al-Aqsha adalah bangunan luar biasa penting dalam sejarah Islam. Di tempat ini, nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan religius pada malam Isra’ Mi’raj dan diangkat ke langit tempat Sidratul Muntaha. Yang unik, masjid Al-Aqsha pada awalnya hanyalah rumah ibadah kecil berupa kuil milik kaum Yahudi dan Nasrani. Saat Islam menaklukan Yerusalem, berubahlah menjadi masjid Al-Aqsha.

Dome of the Rock dibangun oleh khalifah Abdul Malik pada masa Dinasti Ummayah yang konon sebagai lambang kesuksesannya. Dome of the Rock sendiri sejatinya adalah bagian dari kompleks Masjidil Aqsa yang disebut Al-Haram Asy Syarif (Tanah Suci Yang Mulia) oleh umat Islam dan Baitul Maqdis (Bait Suci) oleh kaum Yahudi. Di dalam kompleks Masjidil Aqsa ada juga masjid Al Qibli (Jami’ Al Aqsha) yang berkubah biru di bagian selatan.

  1. Bagian Interior

Lantaran merupakan masjid, bagian dalam Al-Aqsha dilapisi marmer putih. Hingga saat ini, Al-Aqsha mampu menampung sekitar 5.000 jemaah di bagian dalam dan sampai 400 ribu jemaah di bagian luar. Sementara itu Dome of the Rock pada bagian dalamnya ada batu (shakhrah) suci umat Yahudi yang disebut sebagai Even ha-Shtiyya di mana seluruh Yahudi di dunia ini berdoa ke arahnya.

  1. Arsitektur

Al-Aqsha adalah bangunan bergaya arsitektur Islam awal dengan fasad menghadap utara dan terbuat dari batu kapur. Bentuk masjid Al-Aqsha adalah persegi dengan kubah utama berwarna hitam. Sementara Dome of the Rock adalah bangunan segi delapan (oktagonal) dengan kubah berwarna emas. Struktur bangunan Dome of the Rock sangatlah khas gaya arsitektur Bizantium pada abad ke-7.

  1. Makna Bangunan

Masjid Al-Aqsha adalah tempat suci ketiga umat Islam setelah masjid Al-Haram di Mekkah dan masjid Nabawi di Madinah. Selama 14-17 bulan lamanya, Al-Aqsha adalah kiblat umat Islam di dunia. Sementara Dome of the Rock merupakan tempat suci. Di bawah kubah emas Dome of the Rock ada batu yang diyakini sebagai pijakan nabi Muhammad SAW saat Isra’ Mi’raj.

Bagi bangsa Yahudi, batu itu dianggap sebagai tempat nabi Ibrahim menyembelih anaknya, Ishak sekaligus hari lahir nabi Daud. Tak heran karena berbagai makna itu, kompleks Masjidil Aqsa selalu jadi lokasi ‘rebutan’ antara Islam, Yahudi hingga Kristen. Namun lepas dari itu, masjid Al-Aqsha dan Dome of the Rock adalah tempat wisata yang luar biasa menarik dan layak untuk Anda kunjungi saat ke Palestina.

Wisata Menarik Palestina yang Harus Dikunjungi

Kalau berbicara soal Palestina, apakah yang paling melekat bagi Anda? Apakah sebuah negara Timur Tengah yang dilanda konflik berkepanjangan dengan Israel? Yap, Palestina saat ini memang tengah mengalami krisis kedaulatan yang tak kunjung usai. Israel seolah tak kunjung henti melakukan klaim sepihak akan banyak daerah milik negara Palestina. Namun lepas dari itu, Palestina sebetulnya menyimpan pesona wisata menarik palestina yang sangat indah.

Wisata Menarik Palestina yang Indah dan Mempesona

Sebagai negara dengan mayoritas umat Islam, Palestina memiliki keunikan yang sangat berbeda. Hal itu bisa dilihat dari sejarah kota tua Yerusalem yang diklaim Israel sebagai ibukota mereka. Yerusalem sendiri sebetulnya adalah kota suci bagi tiga agama wahyu yakni Islam, Kristen dan Yahudi. Namun selain Yerusalem, beberapa wisata menarik palestina yang tersembunyi di kota tersebut ini juga tak kalah indah:

  1. Kota Deir Ghassana

Kota Deir Ghassana
Kota Deir Ghassana

Menjauh dari Yerusalem, di kawasan Tepi Barat ada sebuah kota yang wajib Anda kunjungi saat ke Palestina yakni Deir Ghassana. Berada di bagian utara kota Ramallah, Deir Ghassana saat ini menjelma sebagai salah satu tujuan wisata menarik Palestina yang menjadi favorit. Daya tarik kota Deir Ghassana adalah pada bangunan-bangunan kuno yang masih terbuat dari batu dan sudah dibangun sejak abad ke-18.

Jika diamati, banyak rumah-rumah warga Deir Ghassana yang masih mempertahankan tradisi lawas mereka yakni sumur-sumur tua. Di mana sumur-sumur tua di sudut rumah itu adalah tempat menyimpan air, minyak zaitun sekaligus biji-bijian saat perang dan musim paceklik tiba. Seperti kebanyakan lokasi wisata menarik Palestina lainnya, kota Deir Ghassana juga menyediakan banyak sekali kuliner khas Palestina yang memanjakan lidah Anda.

  1. Kota Tua Akka

Kota Tua Akka

Berada tepat di wilayah perbatasan Israel dan Palestina, kota tua Akka adalah salah satu wisata menarik Palestina yang sangat penting. Daya tarik kota tua ini karena hampir seluruh warga Akka masih memegang teguh budaya leluhur. Anda bisa berkunjung ke Akka sembari menikmati indahnya panorama laut Mediterania. Dulunya kota Akka pernah jadi basis pertahanan pasukan Perang Salib sebelum akhirnya direbut oleh Kaisar Prancis Napoleon Bonaparte.

  1. Pasar Tradisional Hebron

Pasar Tradisional Hebron
Pasar Tradisional Hebron

Ingin membeli pernak-pernik khas Palestina? Maka Anda wajib pergi ke kota tua Hebron dan berkunjung di pasar-pasar tradisionalnya. Ada banyak sekali hasil kerajinan tangan, pakaian dan jajanan pinggiran Palestina yang dijual di pasar tradisional Hebron ini. Salah satu yang begitu terkenal di wisata menarik Palestina ini adalah syal buatan pabrik Keffiyeh, satu-satunya pabrik yang tersisa di kawasan Tepi Barat.

  1. Pemandian Hammam ash-Shifa

Pemandian Hammam ash-Shifa
Pemandian Hammam ash-Shifa

Merupakan negara Timur Tengah yang didominasi udara panas, berendam adalah hal favorit turis di Palestina. Namun jika ingin memanjakan diri dengan air hangat atau air dingin hingga sensasi mandi uap tradisional Palestina, maka wajib datang ke salah satu wisata menarik Palestina di Hammam ash-Shifa.

Berada di kota Nablus, situs pemandian kuno ini sudah ada sejak 1.000 tahun lamanya. Dengan lantunan musik Arab lokal, Anda bisa menikmati teh tradisional, manisan sekaligus sisha khas Timur Tengah di Hammam ash-Shifa.

  1. Pantai Gaza

Pantai Gaza
Pantai Gaza

Jangan salah menilai Palestina sebagai negara konflik yang tak layak dikunjungi. Karena pesona alamnya juga mampu membuat siapapun terperangah. Terutama pantai Gaza yang tepat ada di Jalur Gaza. Pantai ini sudah sejak lama menjadi favorit wisatawan lokal Palestina atau turis-turis mancanegara untuk menikmati kehangatan dan pesona keindahan pantai Timur Tengah.