5 Fakta Menarik Dome of the Rock di Palestina

5 Fakta Menarik Dome of the Rock di Palestina

Palestine Info – Salah satu negara yang lebih sering didengar karena berbagai konflik kemanusiaan daripada keindahan wisatanya adalah Palestina. Padahal negara yang dipimpin Mahmoud Abbas ini sangatlah menawan.

Meskipun hingga saat ini kedaulatan wilayah Palestina masih jadi konflik berkepanjangan dengan Israel, tak ada salahnya jika Anda menyempatkan waktu berkunjung ke sana. Sudah sejak lama Palestina dianggap sebagai salah satu negara terpenting bagi umat Islam di seluruh dunia. Karena di sanalah berdiri masjid Al-Aqsha, salah satu masjid utama dalam sejarah Islam karena di tempat itu Nabi Muhammad SAW diangkat ke Sidratul Muntaha.

Berada di daerah Yerusalem bagian timur, masjid Al-Aqsha ternyata tak sendiri dalam menyimpan pesona. Tepat di tengah-tengah halaman depan Al-Aqsha ada sebuah bangunan kubah berwarna emas yang berdiri di atas batuan besar. Bangunan ini kemudian disebut sebagai masjid Qubbah As-Shakhrah alias Dome of the Rock (Kubah Batu).

Fakta-Fakta Mengejutkan Dome of the Rock

Dome of the Rock dibangun oleh Al-Walid bin Abdul Malik pada tahun 68 Hijriah. Bangunan inipun berdiri kokoh sejak 72 Hijriah hingga saat ini sudah 1440 Hijriah yang berarti sudah lebih dari 13 abad. Berikut ini adalah fakta-fakta mengejutkan Dome of the Rock yang wajib Anda ketahui:

  1. Dome of the Rock Bukan Masjid

    Awalnya Dome of the Rock bukanlah sebuah masjid karena Kubah Batu ini adalah sebuah bangunan peringatan atas peristiwa bersejarah agama Islam, Isra’ Mi’raj. Umat Islam percaya bahwa lokasi Dome of the Rock menjadi saksi bisu saat Muhammad naik ke langit pada malam Isra’ Mi’raj itu.

  2. Nama Lain Dome of the Rock

    Beberapa orang juga menyebut kalau Dome of the Rock adalah masjid Omar. Hal ini tak lepas karena salah satu khilafah terbesar umat Islam sekaligus sahabat baik Muhammad yakni Umar bin Khattab pernah menjalankan salat di sana. Saat itu pada tahun 636 Masehi, Umar menerima kunci kota Yerusalem dan menjalankan salat di Dome of the Rock yang disebutnya sebagai masjid Al-Shakhrah.

  3. Bangunan Tertua Agama Islam

    Karena mampu bertahan kokoh dari berbagai konflik kemanusiaan selama 13 abad lamanya, tak heran kalau Dome of the Rock menjadi struktur bangunan tertua agama Islam yang begitu unik. Keunikannya terlihat dari desain arsitektur bangunan berbentuk oktagon alias segi delapan. Di bawah kubahnya ada gua besar yang bisa dimasuki dari bagian selatan.

  4. Peristiwa Dome of the Rock

    Dalam kalender Masehi, Dome of the Rock dibangun sebelum lahirnya permainan judi capsa di bumi, yaitu pada tahun 687-691 pada masa Khalifah Ummaiyyah. Tak heran kalau sudah banyak peristiwa penting di Bumi ini dialami oleh Dome of the Rock seperti zaman Islam, zaman Perang Salib, zaman Mandat Britania dan zaman pendudukan Israel.

  5. Sebagai Inspirasi Arsitektur

    Meskipun merupakan bangunan yang erat kaitannya dengan kebudayaan dan sejarah Islam, Dome of the Rock rupanya memberikan inspirasi arsitektur pada bangunan-bangunan umat Kristen. Salah satunya ialah gereja oktagon St Giacomo di Italia. Tak hanya itu, makam Sultan Sulaiman di Istanbul, Turki dan rumah ibadah di Budapest juga mengadaptasi gaya oktagon Dome of the Rock.

Dome of the Rock Icon Palestina

Dengan nilai sejarah Islam yang sangat tinggi, tak heran kalau turis muslim yang berkunjung ke Palestina akan menjejakkan kaki di Dome of the Rock. Bisa diakses dengan jalan kaki dari masjid Al-Aqsa, Anda akan menyadari bahwa kebudayaan Islam di masa lampau sudahlah cukup maju. Hal ini pula yang membuat pemerintah Palestina menjaga betul kondisi Dome of the Rock termasuk pemugaran akibat gempa 11 Juli 1927.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *